Diposkan pada Deskripsi Banyak Hal, Tentang Ade - Sun & Keluarga Kita

9 Hari Dalam Drama di Korea


Namsan Tower
Namsan Tower Seoul 2018

Ah..hectic sendirian. Tiap mau mulai nulis, baru difikirin, sudah girang duluan. Iya! akhirnya cita-cita ke negeri ‘drama’ itu terkabul, ya Allah.. bersyukurnya. Traveling ke Korea Selatan, perjalanan mewujudkan mimpi mengunjungi tempat-tempat bagus yang sering saya liat di film-filmnya. Perjalanan 9 hari ketempat yang sebenarnya asing, tapi kayak familiar gitu di otak. 

Secara keseluruhan semua menyenangkan, pengalamannya cantik, walau selama perjalanan kami ada drama-drama nya, tapi siapa yang peduli, selama temanya liburan, pasti menyenangkan. Termasuk bisa libur dari aktifitas kerumah tanggan, masak, nyuci, nyetrika, ngelamun dan lain-lain, haha.

Rencana liburan ke Korea sebenarnya sudah kami fikirkan dari jauh-jauh hari, bahkan setahun yang lalu. Niat awalnya mau berangkat bulan Januari awal tahun ini, saat winter, yaa sekalian mewujudkan mimpi katrok saya, ‘ingin main salju’. Tapi karena ini dan itu, ada pertimbangan lain, akhirnya batal. Dan kemudian di geser ke bulan April, Spring Season, Musim Semi. 

Seoul City View
Seoul, Ibu Kota Korea Selatan. April 2018

Secara khususnya, persiapan kita mulai mungkin sekitar 2-3 bulan sebelumnya. Jauh banget ya!. Iya, karena pertama, kami akan pergi ke negara yang mayoritasnya non-muslim, yang artinya, harus tau tempat makanan halal (yes, salah satu checklist traveling adalah kuliner). Juga mesti tau lokasi wisata yang muslim friendly untuk dikunjungi. Kedua, karena kami pergi gak bareng jasa travel, jadi mesti dikit banyak tau cara traveling ini itunya (yang akhirnya, semua beban ini jatuh ke suami, hahaha). Ketiga, karena liburan ini bersama si bayi usia 3 tahun, jadi kadang saya suka parno sendiri mikir ‘kalau begini, gimana?’, jadi persiapannya mesti detail.

Persiapannya apa saja?. Diawali dengan niat, lalu atur rencana waktu berangkat & lama liburan. Kami memutuskan untuk traveling selama 10 hari, estimate 9 hari di Korea, karena mumpung sudah jauh begini, ya gak?. Selanjutnya ngurus visa, setelah 3x bolak balik ke kedutaan Korsel, akhirnya berkas diterima, dan seminggu kemudian released 🙂 . Visa released, lanjut mulai kumpulin list tempat favorit, cara bisa sampai kesana, budjet kesana, cari hotel bagus yang masih masuk budget, list tempat makan halal,  booked ini itu, pinned map offline buat acuan pas traveling nanti, siapkan bawaan, dari baju, makanan, peralatan bayi, dan sejenisnya. Ini persiapan kalau ditulis memang simpel, tapi ngurusnya, luar biasa, capek, pusing, ada drama berantem beda pendapat, ini itu, dan lain-lain. (Itulah mengapa ada jasa travel, yang bisa dibayar untuk merancang semuanya, jadi tinggal berangkat gak pakai pusing 😀 ). Tapi syukurlah semua persiapan  dihandle oppa Sun a.k.a pak suami (habis itu dia nyemil adol sendirian, pusing 😀 ).

Persiapan komplit, waktunya mulai liburan. Ah rasanya warna warni. Grogi, senang, deg-deg an, takut, bahagia, excited, hectic, Alhamdulillah. Syuting drama Korea kami awali dari Pulau Jeju, lokasi utamanya di Lotte Hotel, trip nya naik ke Seong-san Ilchulbong/ Seong-san Sunrise Peak, lalu lanjut ke populer shooting location Seopjikoji, Naksan-ro Spring Festival, Teddy Bear Museum, liat panen bunga canola di Sanbangsan, terakhir lanjut ke air terjun Cheonjiyeon. Kuliner? Alhamdulillah juga kesampaian (detail dibahas nanti insyaaAllah).

Tiga malam di Jeju-do, lokasi shooting pindah ke Seoul. Semalam ngerasain bobo cantik di  Hanok, rumah khas Korea di daerah Bukchon. Ikut Han river cruise malam-malam, kunjungan ke perumahan Hanok Village Bukchon yang unik. Alhamdulillah kesampaian berkunjung ke satu-satunya Masjid besar Seoul di daerah Itewon. Ke Gyeongbukgong / Gyeongbuk Palace sambil pakai Hanbok, baju tradisional Korea. Rail Bike di Gapyeong. Ke Nami Island, the must-list yang direkomendasikan para blogger. Masih sempat ke Spring Festival di Jinhae, via train to Busan :D. Ke Namsan tower dan Cherry Blossom Festival di Yuido Seoul. Dan ditutup oleh malam kuliner di Myeongdong sekalian belanja. Masya Allah..

Spring Korea 2018
Sakura lagi mekar, cantik banget, MasyaaAllah. Di Yuido Seoul Spring Flower Festival 2018

Agendanya memang banyak, tenaga mulai habis, dan Qodarullah si kecil sempat demam. Ada checklist yang harus dibatalkan. Udara yang ekstrim dinginnya, padahal sudah masuk musim semi. Duit mulai cekat-cekit. Tapi semua masih menarik. Semoga senangnya ini gak berlebihan, tapi kami benar-benar bersyukur atas waktu & kesempatan yang dikasih.

Korea memang cantik. Walau untuk beberapa daerah kesannya masih biasa, tapi secara umumnya tetap cantik, dan bagus banget. Transportasinya juga maju banget. Masyarakatnya kindly, hampir semua orang yang kami temui ramah & pada baik. Alhamdulillah.

Untuk detail lokasi wisata, tempat kuliner, dan lainnya, menyusul yaa, di postingan lain InsyaaAllah. Anyeong yorobun.

Penulis:

Bismillah, salam :)

2 tanggapan untuk “9 Hari Dalam Drama di Korea

  1. Waaah, kekorea? Ciusss! Ikut dong.. Hihi.. Ini negeri impian jg buat dikunjungi nih. Masya Allah.. Ketjeh banget sakuranya. Ditunggu nih post berikutnya ttg tempat2nya yg oke punyaa… Doain sy ketularan juga ya.. Hihi

Share your comment here.. and thank you : )

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s