RSS Feed

Kehamilan, Berkah Yang Juga Tidak Mudah

Hamil, ternyata bukan sebuah perkara mudah. Ini jadi mengingatkan saya bagaimana dahulu mama mengandung kami. Selain membahagiakan dan semoga menjadi berkah rezeki dan rahmat dunia akhirat, kehamilan pun bukan hal yang sepenuhnya selalu membuatmu terharu dan tersenyum sepanjangan hari.

Awal kehamilan pertama, bukan hal yang biasa lagi kalau saya jadi punya kebiasaan baru, menangis setiap hari. Entah bawaan hormonal atau memang karena merasakan kondisi tubuh yang sangat tidak fit. Tubuh lemas, sulit makan lahap padahal perut lapar, mual-mual sepanjang hari, bahkan muntah. Tak jarang juga merasakan tidak enak dari bagian tubuh ini tapi tak tau dari mana itu, hanya rasanya tidak enak, hingga mempengaruhi mood. Sering bolak balik ke wc untuk buang air kecil dan meludah karena air liur yang bertambah banyak. Subhanallah..luar biasa. Tidak pernah menyangka sebelumnya kalau proses ini ternyata luar biasa begini. Begitulah, saat dahulu melihat hal yang belum kita miliki, melihat teman yang sedang hamil lalu muntah-muntah rasanya lucu juga terharu. Sekarang? Rasakanlah.. haha.

Sun Masak Memasak :)

Sun Masak Memasak :)

Tapi, ini bukan hanya jadi cerita saya saja, ini juga jadi cerita perjuangan Sun. Sedikit ingin saya ceritakan ceritanya, yang makan dan pakaiannya jelas jadi tak terurus. Bukan cuma itu, tapi setelah pulang kerja dari lapanganpun harus kembali kerja dirumah. Mulai dari memasak, bersih-bersih, hingga memanjakan semua kepeningan tubuh ini. Mengantarkan saya tidur dengan sangat baik, tak jarang juga jadi petugas pijat, jadi tong cerita dan keluhan saat pusing, sakit juga bosan. Ya.. cerita awal kehamilan ini jadi cerita perjuangan kami berdua :)

Semua jadi memberi kesimpulan pada saya, bawa kehidupan seorang anak kelak tidak dimulai dari saat ia dilahirkan kedunia, melainkan sejak ia mulai tumbuh pertama kali menjadi janin dalam rahim ibunya. Ataupun bermula dari bagaimana kerasnya perjuangan orangtuanya mengikhtiarkan keberadaannya. Bagaimanapun, Alhamdulillah atas kesempatan ini. Semoga kami menjadi orang tua yang amanah kelak. aamin.

Sendiri Mencari Semangat

Mencari semangat sendiri bukanlah hal mudah. Bagaimanapun bersama-sama tetap lebih baik. Sekarang coba kita deskripsikan, berapa biaya yang harus dikeluarkan seseorang demi untuk sekedar berkonsultasi dengan seorang psikolog. Dengan bersama, akan ada beberapa orang atau minimal seseorang yang berkompeten yang bersedia mendengarkan ceritamu, masalahmu, kemudian memberikan solusi yang kompeten pula. Dengan bersama akan ada banyak orang yang akan mengingatkanmu jika porsi tilawahmu sudah berkurang, atau bacaan tilawahmu kurang benar. Akan ada orang yang membantumu mengevaluasi bagian mana yang kurang dalam ibadahmu, kuantitaskah atau semangatnya. Memotivasimu kembali untuk mendapatkan semangat baru, juga menegurmu tentang satu hal yang salah, dan mendukung serta meneguhkanmu saat melakukan suatu hal yang benar.

Orange Smile

Orange Smile

Mencari semangat sendiri bukanlah hal mudah. Bagaimanapun bersama tetap lebih baik. Tapi mengertilah bahwa tidak semua orang diberi berkah (selalu dalam) kebersamaan. Percayalah bagian yang sudah diberikan pada masing-masing, dan jadilah bagian itu dengan kesyukuran serta kesabaran, untuk tetap semangat mencari semangat.

Love

Love

Love

Kerudung Pertama

Kerudung Pertama

Kerudung Pertama

Ini dibuat saat 17 November 2006, saat pelajaran perkuliahan berlangsung. Apa yang saya fikirkan?. Karena sering mengantuk mendengarkan dosen didepan, saya hanya terus menghayal, sambil menggambar. Saat itu.. ingin membuat sebuah cerita, tentang persahabatan. Judul gambar tidak rapih ini adalah -Kerudung Pertama-, yang dikenakan seorang pelajar SMA yang berniat ingin berhijab untuk pertama kalinya kesekolah. Namanya? Haha.. sayapun lupa karena cerita itu tak kunjung terbuat juga. Hanya menggambar.

Kehamilan Kedua

Referensi Buku Kehamilan & Parenting

Kejadian keguguran setahun lalu tidak pernah memutuskan harapan saya untuk bisa hamil kembali. Kenapa saya ingin hamil?. Karena -sebagian besar- pasangan yang telah menikah pasti menginginkan seorang anak hadir diantara mereka. Begitu pula dengan saya dan Sun. Lalu apa ini alasan saya ingin hamil?

Kehamilan.. Betapa saya menyadarinya kalau itu adalah hal yang luar biasa yang bisa diberikan Allah, namun kadang sekilas ada sedikit lintasan ketakutan tentangnya. Kenapa? Kenapa yaa.. mungkin karena kesadaran betapa anak itu bukan hanya sekedar penghibur hati dan pelengkap kebahagiaanmu, tapi dia adalah sebuah cerita baru kelak didunia ini yang harus kamu bekali dengan kekuatan iman yang baik dan benar, dan kamu pertanggung jawabkan.

Ya! hanya dengan mengingat betapa besarnya amanah seorang anak itu, maka kadang saya sedikit khawatir -dengan kemampuan saya- untuk membentuknya menjadi ‘seseorang’ yang seharusnya seperti yang kami dan agama ini inginkan. Sedikit khawatir..

Tapi dibanding dengan hal itu, betapa bahagianya ternyata saat tau Dia akan menitipkannya kembali padamu. Dia berkehendak menciptakan sebuah cerita baru didunia ini yang tumbuh dari rahimmu. Kira-kira setelah keguguran setahun yang lalu, kami dianugerahi amanah ini lagi, setelah Ramadhan berakhir, usai lebaran tahun ini dokter menyatakan saya positif hamil :) . MasyaAllah terharunya saya saat itu, saat hasil usg nya memperlihatkan bakal calon bayi kami yang masih setitik atau berukuran beberapa milimeter saja. Alhamdulillah. Semoga Allah senantiasa menyehatkan bayi ini, juga saya dan bunga, aamin.

Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Wahai Tuhanku, jagalah apa yang terkandung dalam perutku, sembuhkanlah ia karena Engkaulah Zat Penyembuh, sejahterakanlah ia karena Engkau adalah Zat yang Menyejahterakan, dan bentuklah dia dengan bentuk yang bagus dan baik, jadikanlah dia dalam keadaan yang sesehat-sehatnya, menjadi orang yang berilmu dan beramal, menjadi orang yang berakal dan cerdas, menjadi orang yang bahagia kaya lagi mengunjungi tanah haram (Mekkah). Wahai Tuhanku, jadikanlah ia anak yang saleh, yang taat kepada-Mu dan utusan-Mu, yang mau mendoakan kedua orangtuanya dan berbakti kepada keduanya. Wahai Tuhanku, panjangkanlah umurnya dalam menjalani ketaatan, sehatkanlah tubuhnya, baguskan kejadiannya dan budi pekertinya, fasihkanlah lisannya, merdukanlah suaranya dalam membaca Al Quran dan hadist, dan berilah ia rezeki kesejahteraan dunia akhirat, dengan rahmat-Mu wahai Zat yang paling Belas Kasih diantara semua yang belas kasih”

(Copied dari buku Panduan Kehamilan Muslimah)

Terima Kasih Memori Baiknya

Ingatkah kalian tentang sebuah memori? Tentang cerita pertemuan yang mungkin tidak kita rencanakan, tapi terjadi demikian. Lalu kemudian kita sama-sama menyadari kalau itu bagian dari cerita yang sudah ditakdirkanNya. Alhamdulillah.

Hah memori itu!, kadang sedikit sakit mengingatnya. Memang tidak semua hubungan kita berjalan benar, kadangpun bengkok, mungkin sedikit ada kebohongan, kecewa, sedih, tapi jika diingat semua tetap baik, amat baik. Karena amat baik itu jadi sedikit sakit untuk diingat. Karena ingin balik bertemu lagi tapi tidak mungkin, huff.

Ingatkah kalian? Dulu waktu terasa amat panjang, agak melelahkan, hingga kita bercita-cita untuk bisa segera melewati masa itu, dan akhirnya menggembirakan. Sedikit sakit mengingatnya ya.. karena kesadaran betapa singkatnya masa yang lalu itu.

Walaupun begitu, tidak ingin melupakan. Mengingatnya kembali walau sedikit menyakitkan tapi membuat saya merasa bahagia pernah melalui masa-masa itu dengan kamu dan kalian. Terima kasih memori baiknya :)

Art of Contrast

Hiasan Dekorasi Rumah, Gelas Yang Berisi Batu Pantai Buatan, Aromatik

Hiasan Dekorasi Rumah, Gelas Yang Berisi Batu Pantai Buatan, Aromatik

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 114 pengikut lainnya.