Pengumpan RSS

Papercraft Kodok Hijau

Green Frog Kermit Papercraft - 17 Apr 2014

Green Frog Kermit Papercraft – 17 Apr 2014

Tentang si mini ini, saya baru saja mengetahuinya. Melihat? Sebelumnya memang pernah melihat hasil-hasil papercraft yang lucu-lucu, salah satunya si Danbo. Tapi baru tadi malam saya benar-benar mengetahui ternyata nama si mini ini adalah papercraft. Papercraft adalah seni membuat obyek dari bahan dasar kertas (search di google). Macamnya juga beragam. Berawal dari googling, browsing, lihat gambarnya, akhirnya sayapun tertarik. Download polanya, print, gunting, lipat, dan inilah hasil perdananya.. si Kodok Hijau imut.

Pola Papercraft

Pola Papercraft

Si Imut Kodok Hijau

Si Imut Kodok Hijau

Melihat hasil perdana jadinya lucu begini, sayapun jadi makin antusias untuk mengumpulkan bentuk-bentuk yang lain. Lucu bukan.. si mini-mini ini bisa dijadikan hiasan baru di rak buku, di meja tamu, di kamar, dan lainnya. Membuatnya sekedar untuk refreshing rutinitas :)

A Chef In My Kitchen

First Pancake, Made on 28 Mar 2014

First Pancake, Made on 28 Mar 2014

Mau bagaimana lagi, ‘hal’ yang sering ditekuni saat ini adalah memasak. Ditekuni? Ya, saya sebut itu sebagai sebuah pekerjaan sekarang.

Nasi Goreng Ikan Asin Feat Buah Mangga. Makanan Rating Vote Tertinggi Suami :) Dirasa-rasa, Sayapun  Juga Makin Suka Jadinya :d

Nasi Goreng Ikan Asin Feat Buah Mangga. Makanan Rating Vote Tertinggi Suami :) Dirasa-rasa, Sayapun Juga Makin Suka Jadinya :d

Menu 18 Maret 2014, Capcay ketemu Ayam bumbu Kari

Menu 18 Maret 2014, Capcay ketemu Ayam bumbu Kari

Brownies Pertama di 4 April 2014, Jadinya Miring-Miring :D

Brownies Pertama di 4 April 2014, Jadinya Miring-Miring :D

Menu Makan Siang 24 Maret 2014

Menu Makan Siang 24 Maret 2014

Ini adalah hal baru, pekerjaan baruku. Memasak, sebenarnya bukan hal yang begitu kusukai pada awalnya. Pernah dengar istilah, ‘kebaikan itu pada awalnya harus dipaksa, kemudian menjadi kebiasaan, kemudian menjadi aktifitas rutin, kemudian menjadi hal yang amat diinginkan’?.. Dan semoga kelak akupun akan begitu tentang memasak ini.

Mie Macaroni Goreng Daging, Sayur Oseng, Cumi Goreng Tepung, Berkumpul Diatas Meja Makan Malam

Mie Macaroni Goreng Daging, Sayur Oseng, Cumi Goreng Tepung, Berkumpul Diatas Meja Makan Malam

Bakwan Sayur (Setengah Matang : )

Bakwan Sayur (Setengah Matang : )

Kari Daging Unta

Kari Daging Unta

Lumpia Yang Kulitnya Buat Sendiri, Cemilan Favorit Si Onyon^^

Lumpia Yang Kulitnya Buat Sendiri, Cemilan Favorit Si Onyon^^

Sarapan Nasi Kuning Daging Kecap 27 Maret 2014

Sarapan Nasi Kuning Daging Kecap 27 Maret 2014

Yang paling repot dalam pekerjaan ini adalah prosesi persiapannya. Coba bayangkan, kamu memerlukan beberapa menit lamanya hanya untuk membuat 6 buah pie. Setengah jam? Mungkin lebih, ohhh. Kemudian pie itu hanya akan habis dalam 2-3 kali gigitan. Tapi, melihat apa yang kamu mainkan, campur-campur dalam mangkuk, kemudian diolah, dimasak, dan akhirnya menjadi sesuatu itu AMAZING, cantik. Tangan ini langsung gatal ingin mengabadikannya dalam sebuah gambar.

Kastangel Pertama 19 Mar 14, Ini Favoritku ^^

Kastangel Pertama 19 Mar 14, Ini Favoritku ^^

Menu Dinner 5 Apr 2014, Ketika Indomie Ramen Daging, Ketemu Cake Coklat, Ketemu Lumpia Kering, Ditambah Nasi Telur

Menu Dinner 5 Apr 2014, Ketika Indomie Ramen Daging, Ketemu Cake Coklat, Ketemu Lumpia Kering, Ditambah Nasi Telur

Makan siang 13 Mar 2014, Sop Tukangan feat Ayam Goreng, Kerupuk, dan Penutupnya si Kiwi

Makan siang 13 Mar 2014, Sop Tukangan feat Ayam Goreng, Kerupuk, dan Penutupnya si Kiwi

First Pie Buah 15 April 2014, Yang Katanya Dapat Nilai 7 Karena Kulitnya Ketebalan

First Pie Buah 15 April 2014, Yang Katanya Dapat Nilai 7 Karena Kulitnya Ketebalan

Nasi Goreng Omlet

Nasi Goreng Omlet

Sayangnya.. hasil dalam gambar yang amazing tadi, kadang-kadang tak senasib dengan rasanya ketika menyentuh lidah :( Appraisal? Dari 80, 70, 60 hingga 50. Tapi yang namanya masakan sendiri bagaimanapun tetap (masih) bisa masuk mulut. Walau kadang harus setengah memohon untuk memasukannya kemulut suami (#LOL). Alhamdulillah

Ya, i’m a chef in my kitchen. Smangat!

Walimatul Ursy – The Wedding (Part 2)

Usai melaksanakan akad nikah di 12 January 2012, lalu 15 January 2012 the wedding party began. Secara sederhana, namun momen ini masih bagian dari momen kebahagiaan kami. Alhamdulillah.

15 January 2012 at Gd. Nasional Balikpapan

15 January 2012 at Gd. Nasional Balikpapan

Acara walimatul ursy kami adakan di gedung Nasional Balikpapan. Gedung murah meriah yang pada awalnya tak begitu kupedulikan, tapi menjelang acara cukup menjadi persoalan, walau tidak banyak. Hampir semua persiapan pesta resepsi dilakukan oleh si Ibu, thank you Ma : ) . Hingga malam sebelum acara, mungkin sanking capek pusingnya, si Mama hampir pingsan :( Sorry for troubled you always.

Panitia & Keluarga Besar

Panitia & Keluarga Besar

Ramainya Keluarga Merangkap Sebagai Panitia ^^

Ramainya Keluarga Merangkap Sebagai Panitia ^^

Secara resmi acara berlangsung sejak pukul 10:00 – 15:00, namun tentu kesibukan banyak orang dimulai bukan dari jam itu saja, tapi sebelum-sebelumnya. Panitia pernikahan? Secara general, aku bisa mengangkat si Mama menjadi ketua panitia semua ini. Dan anggotanya adalah puluhan keluarga ditambah tetangga-tetangga. Terima kasih sekali, semoga Allah memudahkan urusan-urusan kalian. Teman-teman? Tentu saja mereka selalu ada disampingku, jadi penolong, penasehat saat gusar apapun yang saya rasakan. (Tapi tunggu, sebenarnya bagian yang ini hanyalah khayalan belaka, haha..). Ada lebih dari 60 orang keluarga yang khusus datang dari kota Palu sana untuk menghadiri acara ini, kebayang kan bagaimana ceritanya 60an family member itu semua bermalam dirumah :D . Kami tau bahwa kehadiran mereka mungkin tidak semua yang bisa membantu secara teknis pada saat persiapan acara, tapi setidaknya, kehadiran rombongan itu memberi support kuat untukku secara pribadi, dari menjadi advisor, tukang cheers, bantu masak-memasak, jadi penjemput tamu, seksi video shooting dan dokumentasi, sampai hal bersih-bersih.

Dari Bapak Mertua Nyumbang Nyanyi, Sampai Si Om2 Ngebantuin Bersih-Bersih, Adik-Adik Jaga Buku Tamu, Thank You Semua..

Dari Bapak Mertua Nyumbang Nyanyi, Sampai Si Om2 Ngebantuin Bersih-Bersih, Adik-Adik Jaga Buku Tamu, Thank You Semua..

Disini ada  Fadel, Kakak Ipar & Istri, Kak Cici (Miss U), Tante, Nenek, Sepupu, Semuanya Keluarga :)

Disini ada Fadel, Kakak Ipar & Istri, Kak Cici (Miss U), Tante, Nenek, Sepupu, Semuanya Keluarga :)

Dan the wedding, ahhh.. sensasinya seperti apa ya.. dan aku yang duduk di pelaminan ini, melihat orang-orang berdatangan menghadiri undangan, memberi restu, support dan doa. Alhamdulillah sesuai harapan (kecuali make up ku yang agak tebal ini ^^v) acara berjalan dengan lancar. Benar-benar gak dirasa hingga acaranya selesai. Mulai dari teman-teman, sahabat, sampai tetamu kenalan orang tua yang kami tidak kenal benar, menghadiri acara kami.

Teman Kantor, Teman Training, Teman Suami, Teman Sekolah, Tetangga, Temannya Mama Bapak, Thank You for Coming

Teman Kantor, Teman Training, Teman Suami, Teman Sekolah, Tetangga, Temannya Mama Bapak, Thank You for Coming

Para Undanganer, Kerabat, Teman-Teman, Semuanya

Para Undanganer, Kerabat, Teman-Teman, Semuanya

Ustadz, Ustadzah, Penghulu, Tetangga, Teman-Teman (Lagi), Terima Kasih Doa Restunya :)

Ustadz, Ustadzah, Penghulu, Tetangga, Teman-Teman (Lagi), Terima Kasih Doa Restunya :)

Melalui serangkaian prosesi dari ta’aruf, lamaran, akad nikah dan acara resepsi, hingga saat ini, rasa-rasanya sedikit tidak percaya aku sudah menikahi dia^^. Semua memang karena ikhtiar kita masing-masing dalam memilih dan menolak jodoh dan calon jodoh yang datang. Tapi dibalik itu semua, pasti ada takdir Allah yang menuliskan hal ini padaku. Aku bahagia. Ingin selalu bersyukur. Hingga misal nanti ada rasa bagaimanapun dibelakang, aku harus tetap ingat bahwa perjalanan kami begini membuat bersyukur sekali. Berharap semoga perasaan seperti ini bisa bertahan sampai akhir hidup.

Bisakah menuliskan nama-nama orang yang terlibat di acara pernikahanku? Seperti dalam ajang pemenangan award, bahwa si artis pasti mengucapkan terima kasih pada si A, si B dan orang-orang lain yang terlibat. Haha..aku juga mau seperti itu, tapi terlalu banyak sepertinya. Semoga Allah menyampaikan rasa terima kasihku pada kalian, para keluarga, teman, kerabat, sahabat, dan semua yang hadir dan membantu prosesi kebahagiaanku.

Morning Pagi :)

Jendela Pagi at 06h30

Jendela Pagi at 06h30

Yang sering terlupakan adalah semangat pagi. “Alhamdulillah, pagi ini masih diberi kesempatan hidup, diberi waktu untuk memperbaiki diri, untuk menikmati kasih sayang”, ahhh.. terlalu puitiskah? Tapi nilai seperti itu yang menjadi salah satu nikmat kesyukuran diusia saya yang bukan remaja ini. Dan semangat seperti ini kadang bisa dirasakan dipagi hari, waktu yang sering terlewatkan beberapa pekan ini. Kita sebut ini dengan – Morning Pagi –

Semangat Morning Pagi, taken at 06h45 Madinat Zayed

Semangat Morning Pagi, taken at 06h45 Madinat Zayed

Tentang Pemilu 2014

Bismillah..

9 April 2014, merupakan salah satu moment besar Republik Indonesia. Katanya pesta politik, pesta rakyat, ajang demokrasi, tapi apa benar sesungguhnya seperti itu? Wallahualam.

Pemilu 2014Untuk wilayah diluar Indonesia, pemilihan umum dilaksanakan lebih awal dari semestinya, dan begitu pula di negara ini. Ajang yang katanya pesta politik rakyat ini diselenggaran 4 April 2014. Dan secara khusus, kami mendapat jatah waktu lebih awal lagi ditanggal 3 April 2014.

Ada sensasi lain dipemilu periode ini, selain kami melaksanakannya di tempat yang berbeda, ini juga moment pertama panitia pemilunya yang datang langsung kerumah kami mengantar kertas suara, dan pencoblosan pun bisa dilaksanakan dirumah. Alhamdulillah. Spesial case untuk beberapa kepala rumah tangga yang saat tanggal 4 April memang tidak bisa ke KBRI langsung :)

Di moment yang katanya pesta demokrasi ini, hampir semua channel berita Indonesia isinya diskusi, obrolan quick count, liputan pers conference masing-masing partai, dan setema dengan itu. Forum social media juga ramai, mulai dari update vote, isu-isu dari yang jelas, benar sampai yang fitnah, seruan doa dan semangat, diskusi, juga upload foto jari yang sudah berpoles tinta tanda selesai nyoblos — \^^/ hip hip horay.

…yang bisa saya simpulkan, ditengah keterbatasan tentang dunia perpolitikan ini adalah :

  1. Yang tidak berjuang, jangan mencela yang sedang berjuang.
  2. Jangan Golput (tidak memilih), dan jangan mencela orang yang tidak Golput. Sebaliknya, jangan mencaci orang yang Golput, karena merekapun punya alasan masing-masing. Mengajak silahkan. Pedoman kita yang pasti hanya 1, Qur’an Sunnah, namun kita punya ijma’ & ijtihad yang kadang berbeda sesuai dengan musyawarah dan keyakinan hati. Namun kalau alasan kamu tidak memilih karena acuh dan tidak mau pusing, maka jangan pernah komplainkan tentang harga cabe yang turun naik, tentang perkorupsian, tentang ini itu ya..- so jangan golput :) 
  3. Mencari tau sebelum menyimpulkan. Jika tidak tau-menau, dari pada mencari-cari sela keburukan sesuatu hal yang tidak dianut hanya untuk bahan celaan, lebih baik diam.
  4. ‘Jika semua pilihan baik, maka pilih yang paling baik. Jika ada yang baik dan tidak baik, maka pilih yang baik. Jika semua pilihan tidak baik, maka pilih yang paling sedikit membawa kemudharatan untuk masa depan’. (kutipan). Tidak rasisme, tapi tetap harus mengedepankan yang paling dekat dengan agama.
  5. Tidak sepenuhnya percaya tentang hasil pemilu. Banyak teori yang menjelaskan, yang bisa membuat hal yang tidak mungkin menjadi mungkin tentang hasil pemilu ini. Bisa disesuaikan dengan yang berkepentingan.
  6. Tidak sepenuhnya percaya pada media, baik itu media online maupunpun televisi. Banyak media yang bekerjasama dengan pihak-pihak tertentu dan menyiarkan sesuatu yang kadang fitnah.
  7. Pasti ada qodarullah, setelah ikhtiar maka harus tetap berharap hal baik akan bisa terjadi pada tempat tinggal kita ini.

Any comment? siapapun diperbolehkan..

***

(Keep Spirit untuk temen-teman yang berjuang : )

Mulai Menulis Lagi dan Lagi

Dan ceritanya berubah lagi. Jalan hidupnya kearah sini, bukan lagi kesana. Semua teman-teman serasa maya. Ternyata memang seperti itu keadaannya, bukan kata ‘serasa’ lagi. Kebanyakan teman-teman kini adalah mesin yang isinya obrolan-obrolan, chat, status-status dan lain-lain : D hahaha

#mulai menulis kembali 

The Sunset Comes

Corniche Beach - Taken on March 8th 2014 Abu Dhabi

Corniche Beach – Taken on March 8th 2014 Abu Dhabi

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 93 pengikut lainnya.